Indonesia Topnews–BATAM-Tanjung Balai Karimun – Kapal penumpang KM Kelud yang melayani rute Belawan–Jakarta kembali menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan laut. Dalam pelayaran terbaru, kapal ini singgah di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun untuk menurunkan dan menaikkan penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Namun, menariknya, kapal tidak bersandar langsung ke dermaga. Penurunan dan penjemputan penumpang dilakukan di tengah laut dengan menggunakan kapal kecil sebagai pengantar. Meski demikian, proses tersebut tetap berjalan lancar dan tertib.

Pemimpin Indonesia Topnews,Suardi Pasaribu,disambut Oleh seketaris Redaksi,Pada waktu Jeda keberangkatan Di batam.
Salah seorang penumpang, Suardi Pasaribu, mengungkapkan bahwa dirinya berangkat dari Pelabuhan Belawan pada pukul 12.00 siang dan tiba di Tanjung Balai Karimun keesokan harinya sekitar pukul 11.00 siang.
“Perjalanan cukup panjang, tapi suasananya ramai dan menyenangkan. Banyak penumpang mengisi waktu dengan main catur dari pagi sampai malam, jadi tidak terasa suntuk,” ujarnya.
Di atas kapal, aktivitas penumpang terlihat cukup beragam. Selain bermain catur, sebagian memilih beristirahat, menikmati pemandangan laut, hingga beribadah di musala yang tersedia di dalam kapal.

Suasana di pelabuhan batu Ampar bintang 99 batam. Pemimpin indonesia Topnews dan para wartawan BATAM
Pelayanan makanan juga disediakan oleh Anak Buah Kapal (ABK). Nasi dibagikan dengan sistem berbayar, yakni Rp10.000 untuk perjalanan jarak dekat dan Rp20.000 bagi penumpang hingga Jakarta. Penumpang yang tidak membeli dapat mengambil sendiri dengan mengantre di loket pengambilan makanan.
“Kalau beli langsung di ABK lebih praktis, tapi kalau mau ambil sendiri juga boleh, asal antre,” kata salah satu penumpang.
Tak hanya itu, suasana kapal juga semakin hidup dengan hadirnya para pedagang yang menjajakan berbagai dagangan, mulai dari makanan ringan, minuman, hingga kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang pedagang mengaku bersyukur bisa berjualan di atas kapal karena penumpang cukup ramai.
“Alhamdulillah, lumayan ramai. Banyak penumpang beli makanan dan minuman, apalagi perjalanan jauh,” ungkapnya.
Sementara itu, sejumlah penumpang juga menyampaikan kepuasannya terhadap perjalanan KM Kelud meskipun waktu tempuh cukup lama.

Suasana diatas kapal ,Mengisi Waktu
“Walaupun lama, kapal ini nyaman, ada mushola, tempat duduk cukup, dan suasananya ramai. Jadi tidak bosan,” tutur seorang penumpang lainnya.
Setelah singgah di Tanjung Balai Karimun, KM Kelud melanjutkan perjalanan dan sempat bersandar di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, sekitar pukul 15.00 WIB sebelum melanjutkan rute berikutnya menuju Jakarta.
Pelayaran KM Kelud ini menjadi gambaran kehidupan di atas kapal laut yang penuh kebersamaan, mulai dari aktivitas penumpang, pelayanan ABK, hingga geliat ekonomi para pedagang yang turut mencari rezeki di tengah lautan.
Reporter Sarmadani.

